Selasa, 01 November 2011

RPP BK TP 7&8 KELAS7/1


RENCANA PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING
(RPBK)

Kelas/Semester            : VII/1
Alokasi Waktu            : 2 x 45 menit
Topik/Materi               : Menempatkan diri dalam kehidupan sosial (Konsep Diri)
Tugas Perkembangan 7: Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang   
  kehidupan diri, secara emosional, sosial dan ekonomi
Bidang Bimbingan      : Pribadi
Fungsi Bimbingan       : Pemahaman
Jenis Layanan              : Layanan Pembelajaran dan Informasi
I.          Standar Kompetensi
Memahami aspek-aspek social dari gambaran kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi.
II.       Kompetensi Dasar
Contoh aspek-aspek sosial dari gambaran kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi.
III.    Indikator
            Produk :
            1. Menyebutkan kekurangan dan kelebihan diri
2. Menyebutkan manfaat mengenal kelebihan dan kekurangan diri
            3. Menyebutkan kerugian dan bahayanya mengenali kekuatan atau kelebihan diri
            Proses :
            4. Mengidentifikasi tentang konsep diri positif dan negatif
            Ketrampilan sosial :
            5. Melakukan komunikasi meliputi presentasi, bertanya, dan berpendapat.

IV.    Nilai – nilai budaya dan Karakter bangsa :
1.      Mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi.


V.       Tujuan
            Produk :
            1. Diberi soal tentang konsep diri yang positif dan konsep diri yang negatif
            2. Diberi contoh kasus, siswa dapat menbedakan konsep diri positif dan konsep diri negatif.

            Proses :
         Diberi contoh perilaku siswa dapat mengidentifikasikan perilaku yang positif dan  perilaku yang negatif

            Ketrampilan sosial :
            1. Terlibat dalam proses bimbingan  konseling yang berpusat pada siswa, siswa dapat melakukan komunikasi meliput presentasi, bertanya dan berpendapat. 

VI.    Topik/Materi
Menempatkan diri dalam kehidupan sosial (Konsep Diri)
VII. Metode
            Model bimbingan klasikal
            Metode : Presentasi, diskusi dan pemberian tugas.
VIII.       Kegiatan
            Pendahuluan ( ± 15 menit)
            1. Memotivasi siswa sekaligus mendemontrasikan mengenai nilai-nilai kehidupan
            2. Menyampaikan inti tujuan bimbingan meliputi produk, proses dan ketrampilan sosial.
Inti ( ± 70 menit )  
1. Guru BK menanyakan apakah mengenal diri sendiri itu perlu? dilanjutkan dengan menanyakan tentang manfaat mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri.
2. Guru BK menerangkan ada 3 unsur yang ada dalam konsep diri.
3. Guru BK memberikan contoh pada tiap-tiap unsur yang ada pada konsep diri.
4. Siswa diberi tugas mengerjakan LKS dan mengumpulkan hasilnya.
Penutup ( ± 5 menit )
Merangkum isi materi tentang nilai-nilai kehidupan  (Konsep Diri)

IX.    Alat dan Sumber Belajar
            Sumber :
            Modul Bimbingan dan Konseling.
            Alat :
            Buku Siswa
           
X.       Penilaian
            1. Pengamatan terhadap proses layanan bimbingan dan konseling.
                        a. Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa
            2. Tertulis
                        a. LP Produk
                        b. LP Proses



Mengetahui
Kepala Sekolah



Drs. JUKI, M.Pd
NIP. 196603091999031001
Kepohbau, 01 Juli 2011
Guru BK




MOCH. MUFID MURTADHO S.Pd


LKS KONSEP DIRI

Tugas I
Mengenal kekuatan diri
            Menurut pendapat anda apa saja manfaat /keuntungan mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri? dan apa kerugian serta bahayanya jika anda tidak mengenal kekuatan atau kelemahan diri sendiri?
            1. Apa kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri saya
                       
            2. Manfaat mengenal kekuatan atau kelebihan diri
                       
            3. Kerugian dan bahayanya jika seseorang tidak mengenali kekuatan dirinya
           
Tugas II
Menguji Konsep Diri
1. Hal-hal yang paling saya sukai/syukuri atas diri dan kehidupan saya adalah
           
2. Karya seni (lagu, lukisan, sastra dan lain-lain) yang paling bermakna dalam kehidupan saya adalah
3. Pengalaman pada masa kecil yang sangat mengesankan adalah
4. Seandainya menjadi tokoh atau bintang, saya ingin menjadi
5. Jika mempunyai kemampuan untuk melakukan, saya akan mengubah diri saya
     khususnya dalam hal ?




Tugas III
Merangkum konsep diri

Jawablah secara spontan pertanyaan berikut!
1. Seperti apakah saya?
2. Selama ini menurut orang lain, seperti apakah saya?
3. Seperti apakah saya pada waktu yang akan datang?



KUNCI JAWABAN

Tergantung jawaban siswa dan kebijakan guru
LEMBAR PENGAMATAN AKTIVITAS SISWA

Tujuan             : Pengamatan ini akan memusatkan pada bagaimana perilaku siswa pada saat berada didalam kelas atau didalam kelompok mereka.
Petunjuk          : Amati pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling mulai pembukaan sampai penutup. Amati seluruh siswa! Bubuhkan tanda cek
(√ ) pada perilaku berikut ini yang teramati. sebagai pengamat seyogyanya anda mampu mendekat pada seluruh siswa.

Frekkuensi
Aktifitas siswa

1. membaca (memcari informasi dsb)
2. Mendiskusikan tugas
3. Mencatat
4. Mendengarkan penjelasan guru
5. Melakukan simulasi atau praktek
6. Bertanya pada guru
7. Mempresentasikan, bertanya, menyampaikan pendapat
8. Perilaku tidak relevan



                                                                                                            Pengamat

 
RINGKASAN MATERI
MENEMPATKAN DIRI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
(KONSEP DIRI)

1. Mengenal diri sebagai awal sukses kehidupan
            setiap orang ingin dirinya sukses, baik sukses dalam belajar, bergaul, berkarir, berkeluarga dan sukses di dunia dan akhirat. Langkah awal kesuksesan adalah mengenal diri. mempelajari kualitas diri kita. Pemahaman diri dan kualitas diri adalah proses yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. tahu diri dan mengenal diri dan mengantarkan pada tahap-tahap hidup yang berkualitas. Tidak saja dalam bergaul dan berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga mengarahkan dan mengembangkan diri, membuat perencanaan pendidikan dan karir, memecahkan permasalahan pribadi sosial secara realistik, beradaptasi dengan perubahan-perubahan dalam kehidupan, untuk dapat saling menerima dan menghargai oang lain serta diharapkan mampu mengembangkan prinsip-prinsip dasar pemikiran dan penalaran.
            Apa yang mesti kita ketahui tentang diri kita? SIAPA SAYA dan sejauh mana anda tahu tentang diri sendiri? mengapa begitu? coba anda renungkan 3-5 menit.
Diri adalah seperangkat proses ciri-ciri yang mencakup proses fisik, perilaku dan psikologis.
            Mengenali diri berarti memahami aspek-aspek pembentukan diri kita. Aspek-aspek tentang diri sebagai berikut:
a. Aspek fisik adalah tubuh dengan segala kualitasnya dan proses-proses yang terkait dengannya.
b. Diri secara proses adalah proses alur pikiran,emosi/perasaan dan tingkah laku.
c. Diri secara sosial adalah pikiran dan perilaku hasil interaksi dengan orang lain dan masyarakat.
d. Konsep diri adalah keseluruhan pandangan tentang diri sendiri.
e. Cita-cita adalah angan-angan tentang apa-apa yang diinginkan terhadap dirinya sendiri



2. Konsep Diri (Self Concept)
            Konsep diri merupakan keseluruhan pandangan seseorang tentang dirinya sendiri. Dengan kata lain konsep diri juga merupakan potret tentang bagaimana seseorang melihat, menilai, menyikapi iri dan idealismenya.
Konsep diri memiliki tiga unsur, yaitu:
a.   Pegetahuan tentang diri sendiri
Wawasan tentang diri ini semakin lama semakin luas sesuai dengan perkembangan dinamika konse dirinya.
Misalnya : Nama saya Diaz, periang, suka warna merah, senang matematika dan lain-lain.
b.   Pengharapan terhadap diri sendiri (diri ideal)
Disebut juga diri ideal yaitu harapan dan kemungkinan dirinya menjadi apa kelak sesuai dengan idealismenya “ Diri Ideal “ setiap orang berbeda-beda, ada yang mengaharap dirinya menjadi dokter yang sukses, insinyur, pengacara yang jujur psikolog yang taqwa, sebalikna adapun orangyang ingin meraih popularitas dalam bermasyarakat.
Misalnya : Saya ingin menjadi Pengacara yang taqwa, dll.
c.   Penilaian terhadap diri sendiri
Disadari atau tidak setiap saat kita selalu menilai diri sendiri. Khusahasa menilai setiap tingkah lakunya. Contoh : Saya pintar pelajaran matmatika, tetapi saya lemah dalam pelajaran Bahasa penilaian, antara harapan yang dibentangkan dengan fakta yang ada didalam diri akan menghasilkan ”Rasa harga diri”. Semakin lebar ketidaksesuaian antara keingnan dan keadaan nyata pada diri sendiri maka, ”semakin rendah rasa harga dirinya”. Sebaliknya orang yang hidupnya mendekati standar keinginannya, menyukai apa yang dikerjakannya maka akan, ”semakin tinggi rasa harga dirinya”.


3. Konsep Diri Positif dan Negatif
            a. Konsep diri positif
Konsep diri positif ada dalam diri orang yang mampu menerima keadaan dirinya secara apa adanya dengan menerima resiko kekuatan dan kelemahannya. Dia tidak merasa terancam ketika dikritik serta tidak hanyut sewaktu di puji dan disanjung.
            b. Konsep diri negatif
Konsep diri negaif terjadi pada individu yang tidak banyak mengetahui tentang dirinya, tidak melihat dirinya secara utuh kelebihan maupun kekurangannya. Misalnya: Terlalu melihat kelebihan diri saja (menjadi sombong) atau hanya memandang kekurangan diri (menjadi rendah diri). Positif ada dalam diri orang yang mampu menerima keadaan dirinya secara apa adanya dengan menerima resiko kekuatan dan kelemahannya. Dia tidak merasa terancam ketika di kritik serta tidak hanyut sewaktu di puji dan disanjung.
 
RENCANA PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING
(RPBK)

Kelas/Semester            : VII/ Ganjil
Alokasi Waktu            : 2 x 40 menit
Topik/Materi               : Nilai-nilai Kehidupan
Tugas Perkembangan8: Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup         sebagai pribadi, anggota masyarakat, dan minat manusia.
Bidang Bimbingan      : Sosial
Fungsi Bimbingan       : Pemahaman
Jenis Layanan              : Layanan Informasi
I.          Standar Kompetensi
Memahami pengaruh sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara dalam kegiatan belajar
II.        Kompetensi Dasar
Contoh-contoh pengaruh sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara dalam kegiatan belajar.
III.       Indikator
            Produk :
            1. Memahami pentingnya nilai-nilai kehidupan
            2. Menyebutkan nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga
            Proses :
            Menjelaskan tentang pentingnya nilai-nilai kehidupan
            Ketrampilan sosial :
1.      Melakukan komunikasi meliputi presentasi, bertanya, dan berpendapat.

IV.       Nilai – nilai budaya dan karakter bangsa :
1.                  Peduli sosial dalam kehidupan bermasyarakat.


IV.       Tujuan
            Produk :
            1. Diberi soal tentang aspek-aspek kehidupan
            2. Diberi soal untuk menyebutkan nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga.  

            Proses :
Diberi contoh perilaku,  siswa dapat mengidentifikasikan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dan keluarga.

            Ketrampilan sosial :
Terlibat dalam proses bimbingan  konseling yang berpusat pada siswa, siswa dapat melakukan komunikasi meliput presentasi, bertanya dan berpendapat. 

V.        Topik/Materi
Nilai-nilai Kehidupan

VI.       Metode
            1. Model bimbingan klasikal
            2. Model bimbingan kelompok
            Metode :
Presentasi, diskusi dan pemberian tugas.

VII.     Kegiatan
            Pendahuluan ( ± 15 menit)
            1. Memotivasi siswa sekaligus mendemontrasikan mengenai nilai-nilai kehidupan
            2. Menyampaikan inti tujuan bimbingan meliputi produk, proses dan ketrampilan sosial.
Inti ( ± 70 menit )  
1. Guru BK menanyakan tentang pengertian nilai-nilai kehidupan.
2. Guru BK menjelaskan tentang pentingnya nilai-nilai kehidupan yang berlaku dimasyarakat dan keluarga.
Penutup ( ± 5 menit )
Merangkum isi materi tentang nilai-nilai kehidupan 

VIII.    Alat dan Sumber Belajar
            Sumber :
            Modul Bimbingan dan Konseling.
            Alat :
            Buku Siswa
            Media :
           
IX.       Penilaian
            1. Pengamatan terhadap proses layanan bimbingan dan konseling.
                        a. Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa
            2. Tertulis
                        a. LP Produk
                        b. LP Proses



Mengetahui
Kepala Sekolah



Drs. JUKI, M.Pd
NIP. 196603091999031001
Kepohbau, 01 Juli 2011
Guru BK




MOCH. MUFID MURTADHO S.Pd


LKS : NILAI-NILAI KEHIDUPAN

Tugas I
Berikut ini tertulis daftar sebagian nilai-nilai kehidupan yang menggambarkan beberapa tindakan manusia. Bagi anda tentu tidak semua penting, ada juga yang kurang penting bahkan tidak penting. Bacalah baik-baik dan pahami benar-benar arti dan pernyataan berikut ini. Apakah menganggapnya penting, kurang penting, tidak penting. Pilihlah pernyataan berikut dan berilah tanda ” silang ”.
1. Keagamaan
Mengakui adanya kekuasaan Tuhan yang Mutlak terhadap seluruh alam dan isinya sehingga segala perbuatan kita diketahui olehNya.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
2. Kekuasaan
Memiliki, menguasai, dan mempengaruhi orang lain.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
3. Moral
Pemikiran, keyakinan dan tindakan etik sebagai patokan dari setiap tindakan.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
4. Kasih Sayang
Rasa kasih sayang yang kuat, ikatan batin, hubungan saling menghargai, etika tolong menolong, menghormati dan memikirkan kepentingan serta kebaikan orang lain.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
5. Kesenangan
Sesuatu yang memberikan kegembiraan
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
6. Kebijaksanaan
Mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan.
 a. Penting                         b. Kurang penting                   c. Tidak penting
7. Prestasi
Sesuatu hasil yang telah dicapai berdasarkan usaha.
a. Penting                 b. Kurang penting                   c. Tidak penting
8. Kejujuran
Pernyataan yang datang dari hati nurani atau (pernyataan yang sebenar-benarnya)
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
9. Kebebasan
Melakukan sesuatu yang diinginkan tanpa paksa keterikatan, tetapi tidak mengganggu ketentraman orang lain.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
10. Kekayaan
Adanya pemikiran harta benda yang melebihi kebutuhan pokok.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
11. Keindahan
Sesuatu yang dipandang serasi dan bagus.
a. Penting              b. Kurang penting                   c. Tidak penting
12 Kesehatan  .
Keadaan perasaan yang selalu segar dan tidak sakit, baik fisik maupun psikis.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting
13. Keadaan fisik
Gambar keseluruhan dari semua keadaan fisik, dalam keadaan sempurna atau tidak sempurna.
 a. Penting                      b. Kurang penting                   c. Tidak penting
14. Keadilan
Suatu sikap yang menunjukkan dan memandang segala sesuatu itu pada tempatnya serta keadaanya (tidak membedakan berdasarkan materi, cantik, ilmu, pangkat dan sebagainnya.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting
15. Pengabdian kepada orang lain
Rasa ingin menyenangkan orang lain.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting
16. Kesejahteraan mental atau emosional terpenuhi kebutuhan jiwanya.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting

17. Pengetahuan
Keahlian yang dimiliki.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting
18. Dihargai
Suatu yang dilakukan mendapat perhatian, penghargaan atau pujian dari orang lain.
a. Penting                       b. Kurang penting                   c. Tidak penting


Tugas 2
Tulislah nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga anda, kemudian diskusikanlah dalam kelompok yang terdiri dari 3-5 orang. Bandingkan dengan nilai-nilai keluarga dari teman kelompok anda. Apa kesamaannya dan perbedaannya?


KUNCI JAWABAN

Tergantung jawaban siswa dan kebijakan guru
LEMBAR PENGAMATAN AKTIVITAS SISWA

Tujuan             : Pengamatan ini akan memusatkan pada bagaimana perilaku siswa pada saat berada didalam kelas atau didalam kelompok mereka.
Petunjuk          : Amati pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling mulai pembukaan sampai penutup. Amati seluruh siswa! Bubuhkan tanda cek
(√ ) pada perilaku berikut ini yang teramati. sebagai pengamat seyogyanya anda mampu mendekat pada seluruh siswa.

Frekkuensi
Aktifitas siswa

1. membaca (memcari informasi dsb)
2. Mendiskusikan tugas
3. Mencatat
4. Mendengarkan penjelasan guru
5. Melakukan simulasi atau praktek
6. Bertanya pada guru
7. Mempresentasikan, bertanya, menyampaikan pendapat
8. Perilaku tidak relevan



                                                                                                            Pengamat

RINGKASAN MATERI
NILAI-NILAI KEHIDUPAN

1. Pengertian Nilai-nilai kehidupan
            Yang dimaksud dengan nilai-nilai adalah sesuatu yang dianggap baik oleh seseorang maupun sekelompok orang, sehingga didalam kehidupan sehari-hari kita mengenal adanya nilai individu dan nilai kelompok. Contoh nilai individu diantaranya: cara pandang seseorang sebagai pribadi terhadap seni, hobi, cita-cita, warna kesenangan dan nilai-nilai.
            Nilai kelompok dapat diartikan sebagai peraturan-peraturan dalam kelompok atau masyarakat yang berlaku dan disepakati bersama (tentang sesuatu yang dianggap baik-tidak baik, sopan-tidak sopan, penting-tidak penting, boleh-tidak boleh dan lain-lain). Contoh nilai kelompok diantaranya ialah nilai yang ada dalam keluarga, sekelompok masyarakat, sekolah, negara dan lain sebagainya.
            Manusia sebagai mahluk individu sekaligus juga mahluk sosial, dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat lepas sendiri, akan tetapi selalu hidup dalam suatu masyarakat yang saling mengisi, saling membutuhkan. Dari sekelompok individu tersebut terbentuklah masyarakat. Setiap individu memiliki keinginan atau kepentingan yang berbeda. Tidak tertutup kemungkinan terjadi konflik yang menyebabkan ketegangan dan pertentangan antar pribadi atau dengan masyarakat. Contoh: Saluran air dijalan tersumbat dengan sampah sehingga pada saat hujan turun terjadi banjir. Untuk mengatasi masalah tersebut pengurus RT/RW memutuskan mengadakan kerja bakti dan mengumpulkan dana/biaya secara bersama-sama (swadana) untuk pengerukan sampah. Yang terjadi sebagian warga rela melakukan kerja bakti dan mengeluarkan dana sesuai dengan kemampuannya, tetapi ada warga yang lebih mementingkan keperluan pribadinya, misalnya menjenguk saudara di luar kota, atau keperluan pribadi lainnya.

2. Pentingnya Nilai-Nilai Kehidupan
            Kepribadian yang sukses dibentuk dengan nilai-nilai yang kuat. Kehidupan akan bermakna apabila dilandasi dengan nilai-nilai kebajikan dan kemulyaan, misalnya mengembangkan nilai-nilai kerjasama.
            Khalil Kavari menyatakan ”apabila manusia gagal dalam mencapai makna hidupnya ini terjadi akibat salah orientasi dalam menjalani kehidupannya. Makna hidup yang hakiki adalah katika manusia merasa bahagia, dan ini terletak pada dimensi spiritual”. 



             

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar